Rabu, 24 Desember 2014

Semangat Tinggi

Mari disimak sedikit tulisan Imam Ibnu Al-Jauzy.

   Barang siapa yang memiliki kemauan yang kuat pasti akan dicoba dengan kemauannya itu, sesuai dengan kemauannya yang tinggi, sebagaimana kata seorang penyair,

     Jika jiwa seseorang besar
    Beratlah raga membawa beban
  atau sebagaimana dikatakan oleh yang lain,
    Setiap raga akan dicoba
   Sesuai semangat yang dikandungnya. 


  Barang siapa yang tinggi semangatnya maka akan menuntut ilmu sebanyak-banyaknya dan tidak akan pernah puas dengan yang sebagian saja. Ia akan menuntut setiap ilmu sampai puncaknya. Tentu hal itu berat untuk ditanggung badan, tapi ia melakukannya untuk amal. Sulit baginya menggabungkan ilmu dan amal. Ia merasa perlu untuk meninggalkan dunia, namun ia masih menghajatkan banyak hal. 

   Dunia adalah tempat berlomba untuk memperoleh yang tertinggi. Oleh karena itu, tidak sepantasnya manusia yang berkemauan tinggi menyepelekan lomba itu. Jika ia mencapai maksud, memang itu tujuannya; dan jika ia telah berlomba namun tidak tercapai apa yang diinginkannya, ia tidak akan dihinakan. 

Semangat yang tinggi perlu ditunjang oleh fisik yang kuat, agar mampu menopang beban-beban amanah yang semakin hari semakin berat, Maka, tidak dapat dipungkiri dengan berbagai aktivitas kita yang sangat padat, kita juga wajib menuntut ilmu. Namun, ilmu tidak akan bisa didapatkan tanpa adanya semangat dalam menuntut ilmu (mujahadah) msekipun juga ada adab-adab menuntut ilmu lainnya yang perlu dikaji dan dikontemplasi.

  Oleh karena itu, mempelajari Fiqih Prioritas juga sangat diperlukan agar dapat melakukan berbagai aktivitas dan kerja-kerja yang strategis dan penuh dengan manfaat disaat waktu yang tersedia sangat terbatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar